Tugas
pertemuan 5 kali ini membuat resume dari berbagai topologi jaringan, yang
dibuat secara berkelompok.
Nama
Kelompok:
1.
Luthfiyyah dewi wahyuningsih (12180212)
2.
Iis Fitria (12180910)
3.
Clara Fitri (12180134)
4.
Florensa Gelisa (12183663)
5.
Ahmad Kamaluddin (12181072)
1.
Topologi RING
Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
Pada Topologi cincin, masing-masing titik/node berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh TOKEN.
Karakteristik Topologi Ring :
·
Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan
bentuk jaringan seperti lingkaran.
·
Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
·
Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau
kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.
·
Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika
salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan
tersebut.
·
Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable
(IBM tipe 6)
Kelebihan Topologi Ring :
·
Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision
dapat dihindarkan.
·
Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari
kiri atau kanan dari server.
·
Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data
dapat bergerak kekiri atau kekanan.
·
Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
Kekurangan Topologi Ring :
·
Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka
akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.
·
Mendambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.
·
Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
2. Topologi Dual Ring (Cincin
Ganda)
Merupakan
pengembangan dari topologi Ring dimana pada topologi ini terdapat beberapa LAN
yang sambungan secara Ring. Dibandingkan dengan ring, DUAL RING masih lebih
bagus karena memiliki dua kabel utama sebagai jalur lalulintas data, sehingga
jika satu node mengalami kerusakan komunikasi masih tetap berjalan.
Satu-satunya
perbedaan antara dual ring dan topologi ring adalah bahwa ada cincin kedua di
sekitar cincin pertama. Berkat cincin luar ini, setiap stasiun dapat bertukar
data dengan stasiun lain yang terletak di level yang sama. Dengan demikian,
setiap perangkat menjadi perangkat komunikasi umum dari dua dering yang
independen sendiri untuk menyediakan fleksebelitas dan keandalan jaringan
Karakteristik Topologi Dual Ring
Setiap Topologi
memiliki karakteristik masing-masing. Beberapa karakteristik Topologi Ring
antara lain :
·
Setiap komputer / node
terhubung secara langsung satu sama lain.
·
Proses pengiriman data
pada satu waktu hanya dapat dilakukan oleh satu node dan proses pengiriman satu
jalur.
·
Jenis Kabel Jaringan yang
digunakan umumnya twisted pair
·
Kerusakan pada salah satu
node berpengaruh terhadap node yang lain.
·
Rumit dan relatif mahal
jika diimplementasikan pada jaringan kecil
Kelebihan Topologi Dual Ring (Cincin Ganda)
·
Jika satu cincin gagal, cincin
kedua bisa berfungsi sebagai cadangan, untuk menjaga jaringan tetap terjaga
Kekurangan Topologi Dual Ring (Cincin Ganda)
·
Pemasangan yang sulit dan
ribet
·
Harga pemasangan juga maha
3.
Topologi BUS
Topologi ini adalah topologi yang
pertama kali digunakan untuk menghubungkan komputer. dalam topologi ini
masing-masing komputer aka terhububng ke satu kabel panjang dengan beberapa
terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator.
Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer
biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya
tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan
pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum
kerusakan tersebut di atasi.
Karakteristik Topologi BUS:
·
Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada
kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
·
Sangat sederhana dalam instalasi.
·
Sangat ekonomis dalam biaya.
·
Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.
·
Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukanadalah Tconnector
pada setiap ethernet card.
·
Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak,
maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa
berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Kelebihan Topologi BUS
·
Tidak memerlukan sumber daya kabel yang banyak
·
Biayanya juga lebih murah dibanding dengan topologi lainnya
·
tidak terlalu rumit jika kita ingin menambah jangkauan jaringan
·
Sangat sederhana
Kekurangan Topologi BUS
·
Tidak cocok untuk Trafic(lalu lintas) jaringan yang padat.
·
Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung
memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi
sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
·
Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
·
Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.
4. Topologi Star
Seperti
namanya susunan pada topologi STAR sama seperti lambang bintang yang biasa kita
buat. topologi ini memiliki node inti/tengah yang disambungkan ke node lainnya.
Karakteristik Topologi Star :
·
Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).
·
Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian
di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub
32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
·
Sangat mudah dikembangka.
·
Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada
terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau
tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
·
Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
Kelebihan Topologi Star :
·
Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam
jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang
sedang berlangsung.
·
Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan
maka komputer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
·
Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan
yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kekurangan Topologi Star :
·
Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub.Jika hub pusat
mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
·
Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus
ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel
daripada topologi jaringan yang la
·
Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada
hub.
·
Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja
lebih lambat.
5.
Topologi MESH
Topologi mesh adalah topologi gabungan dari topologi Ring dan Star yang sudah saya jelaskan diatas. Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Karakteristik Topologi Mesh :
·
Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan
yang ada.
·
Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan
saling terhubung satu sama lain.
·
Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini
akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit
peralatan saja yang terhubung.
Kelebihan Topologi Mesh :
·
Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault
tolerance.
·
Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki
hubungan yang berlebih.
·
Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
Kekurangan Topologi Mesh :
·
Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi
ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin
meningkat jumlahnya.
·
Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.
6. Topologi Tree
Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.
Kelebihan topologi tree adalah mudah
menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika
diperlukan.
Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi
tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka
jaringan tingkat rendah akan terganggu juga
7. Pengertian Topologi Hybrid
Pengertian
dari topologi Hybrid adalah adanya penggabungan dari dua maupun lebih jenis
topologi jaringan yang tidak sama. Seperti pada suatu jaringan yang telah
menggunakan topologi ring kemudian digabungkan pada jaringan yang lainnya dan
menggunakan topologi star. Dengan hal ini maka untuk topologi yang baru telah
terbentuk dari hubungan topologi jaringan tersebut.
Apabila
sebuah jaringan digabungkan mempunyai jenis topologi sama, maka otomatis kedua
penggabungan jaringan tersebut bukan disebut sebagai topologi Hybrid. Misalnya
saja seperti jaringan topologi bus yang akan digabungkan pada jaringan yang
lain. Namun tetap menggunakan topologi bus. Untuk hasil dari penggabungan kedua
jaringan tersebut masih disebut sebagai topologi bus.
Kelebihan hybrid topologi:
1.
Memiliki kecepatan
transfer
Berbicara perihal
kecepatan, maka untuk topologi jenis ini memiliki transfer data yang cepat.
Untuk jaringan ini selalu dalam kondisi yang stabil. Terlebih lagi untuk hybrid
topologi telah menggabungkan antara kelebihan pada topologi jaringan lain,
sehingga dapat meminimalisir kekurangan yang dimilikinya.
2.
Tidak mengganggu
pada kinerja keseluruhan
Hybrid topology jika
mengalami gangguan, terutama pada salah satu dari nodenya, maka hal ini tidak
akan mengganggu pada kinerja secara keseluruhan dari hybrid topologi. Dengan
hal ini Anda tidak perlu khawatir ketika ingin menggunakan jaringan topologi
ini.
3.
Memiliki kinerja
yang dapat diandalkan
Memang tidak bisa
dipungkiri bahwa untuk topologi ini memiliki kinerja yang dapat diandalkan
karena kinerjanya yang sangat baik. Meskipun untuk lalu lintas dari data yang
ada pada jaringan tidak sama, namun hal ini tidak akan berpengaruh terhadap
kinerja dari topologi. Dengan hal ini maka Anda tetap bisa merasakan kelebihan
yang dimiliki oleh hybrid topology.
4.
Dapat dikembangkan
dengan mudah
Kelebihan lain yang
dimiliki oleh Hybrid topology yaitu siapapun dapat mengembangkan topologi ini
dengan cara yang sangat mudah karena Anda tidak perlu mengubah apapun pada
topologi yang telah tersedia. Selain itu topologi jenis ini mampu menggabungkan
berbagai jenis maupun model topologi pada jaringan apa pun.
5.
Fleksibel
untuk model topologi
ini terlihat lebih baik jika dibandingkan pada topologi model yang lainnya.
Karena topologi ini bisa disesuaikan pada keperluan lingkungan yang ada di
sekitar meskipun memiliki jaringan yang berbeda. Kelebihan yang dimiliki inilah
yang membuat para penggunanya merasa sangat diuntungkan ketika menggunakan
model hybrid topologi.
Selain itu para
penggunanya juga bisa menyesuaikan pada lingkungan yang telah digunakan.
Sehingga model Hybrid topology ini dianggap jauh lebih fleksibel dan sangat
mudah disesuaikan.
Kekurangan Topologi Hybrid:
Selain
kelebihan yang sudah dijelaskan di atas, ternyata Hybrid topologi ini memiliki
beberapa kekurangan. Untuk itu Anda harus mengetahui kekurangan yang dimiliki
untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum menggunakannya. Untuk
kekurangannya yaitu seperti berikut:
1.
Pengolahan yang
rumit
Berbicara perihal
pengolahan jaringan, maka untuk topologi Hybrid ini tergolong lebih rumit
dibanding dengan topologi yang lainnya. kerumitan tersebut disebabkan karena
topologi jaringan ini menjadi gabungan dari beberapa jenis atau model dari
topologi yang tidak sama. Perbedaan model tersebutlah yang menjadikan
pengolahan jaringan menjadi lebih rumit.
2.
Harus teliti
Selain pengolahannya
yang tergolong lebih rumit, ternyata kekurangan dari Hybrid topology yaitu
membutuhkan instalasi yang sulit. Sehingga pada saat ingin mengkonfirmasi
konfigurasi serta menginstalasinya membutuhkan ketelitian dan kesabaran
yang tinggi.
3.
Biaya lebih mahal
Membangun topologi
ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hal ini dikarenakan adanya kebutuhan
kabel yang tergolong lebih banyak.
Meskipun topologi
hybrid memiliki beberapa kekurangan, namun Anda tidak perlu terlalu
mengkhawatirkannya. Hal ini karena kelebihan yang dimiliki oleh topologi jenis
ini mampu menutupi kekurangan yang dimilikinya. Sehingga sebelum menggunakan
topologi ini ada baiknya juga jika Anda mengetahui kekurangan dan kelebihan
dari topologi jenis yang lainnya sebagai bahan pertimbangan.
Karena tidak bisa copy-paste, yang mau
filenya bisa
Terimakasiihh
babbaiii \\(^O^)//





Tidak ada komentar:
Posting Komentar