Minggu, 12 April 2020

Jaringan Komputer Pertemuan 5


Tugas pertemuan 5 kali ini membuat resume dari berbagai topologi jaringan, yang dibuat secara berkelompok.
Nama Kelompok:
1.     Luthfiyyah dewi wahyuningsih (12180212)
2.     Iis Fitria (12180910)
3.     Clara Fitri (12180134)
4.     Florensa Gelisa (12183663)
5.     Ahmad Kamaluddin (12181072)


1.                Topologi RING



            Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
            Pada Topologi cincin, masing-masing titik/node berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh TOKEN.





Karakteristik Topologi Ring :

·                     Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.

·                     Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.

·                     Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.

·                     Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

·                     Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6)



Kelebihan Topologi Ring :

·                     Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.

·                     Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.

·                     Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.

·                     Waktu untuk mengakses data lebih optimal.



Kekurangan Topologi Ring :

·                     Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.

·                     Mendambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.

·                     Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.





2. Topologi Dual Ring (Cincin Ganda)





Merupakan pengembangan dari topologi Ring dimana pada topologi ini terdapat beberapa LAN yang sambungan secara Ring. Dibandingkan dengan ring, DUAL RING masih lebih bagus karena memiliki dua kabel utama sebagai jalur lalulintas data, sehingga jika satu node mengalami kerusakan komunikasi masih tetap berjalan.

Satu-satunya perbedaan antara dual ring dan topologi ring adalah bahwa ada cincin kedua di sekitar cincin pertama. Berkat cincin luar ini, setiap stasiun dapat bertukar data dengan stasiun lain yang terletak di level yang sama. Dengan demikian, setiap perangkat menjadi perangkat komunikasi umum dari dua dering yang independen sendiri untuk menyediakan fleksebelitas dan keandalan  jaringan

Karakteristik Topologi Dual Ring

Setiap Topologi memiliki karakteristik masing-masing. Beberapa karakteristik Topologi Ring antara lain :
·                     Setiap komputer / node terhubung secara langsung satu sama lain.
·                     Proses pengiriman data pada satu waktu hanya dapat dilakukan oleh satu node dan proses pengiriman satu jalur.
·                     Jenis Kabel Jaringan yang digunakan umumnya twisted pair
·                     Kerusakan pada salah satu node berpengaruh terhadap node yang lain.
·                     Rumit dan relatif mahal jika diimplementasikan pada jaringan kecil

Kelebihan Topologi Dual Ring (Cincin Ganda)

·                     Jika satu cincin gagal, cincin kedua bisa berfungsi sebagai cadangan, untuk menjaga jaringan tetap terjaga

Kekurangan Topologi Dual Ring (Cincin Ganda)

·                     Pemasangan yang sulit dan ribet
·                     Harga pemasangan juga maha


3.                 Topologi BUS
           

                        Topologi ini adalah topologi yang pertama kali digunakan untuk menghubungkan komputer. dalam topologi ini masing-masing komputer aka terhububng ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut di atasi.

Karakteristik Topologi BUS:
·                     Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
·                     Sangat sederhana dalam instalasi.
·                     Sangat ekonomis dalam biaya.
·                     Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.
·                     Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukanadalah Tconnector pada setiap ethernet card.
·                     Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

Kelebihan Topologi BUS
·                     Tidak memerlukan sumber daya kabel yang banyak 
·                     Biayanya juga lebih murah dibanding dengan topologi lainnya
·                     tidak terlalu rumit jika kita ingin menambah jangkauan jaringan
·                     Sangat sederhana

Kekurangan Topologi BUS
·                     Tidak cocok untuk Trafic(lalu lintas) jaringan yang padat.
·                     Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
·                     Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
·                     Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.


4. Topologi Star


Seperti namanya susunan pada topologi STAR sama seperti lambang bintang yang biasa kita buat. topologi ini memiliki node inti/tengah yang disambungkan ke node lainnya.

Karakteristik Topologi Star :
·                     Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).
·                     Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
·                     Sangat mudah dikembangka.
·                     Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
·                     Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.

Kelebihan Topologi Star :
·                     Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.
·                     Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
·                     Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.

Kekurangan Topologi Star :
·                     Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub.Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
·                     Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang la
·                     Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
·                     Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.

5.          Topologi MESH


            Topologi mesh adalah topologi gabungan dari  topologi Ring dan Star yang sudah saya jelaskan diatas.  Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).

Karakteristik Topologi Mesh :
·                     Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.
·                     Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
·                     Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.

Kelebihan Topologi Mesh :
·                     Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
·                     Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
·                     Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.

Kekurangan Topologi Mesh :
·                     Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
·                     Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

6. Topologi Tree


            Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.

Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.

Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga

7. Pengertian Topologi Hybrid


Pengertian dari topologi Hybrid adalah adanya penggabungan dari dua maupun lebih jenis topologi jaringan yang tidak sama. Seperti pada suatu jaringan yang telah menggunakan topologi ring kemudian digabungkan pada jaringan yang lainnya dan menggunakan topologi star. Dengan hal ini maka untuk topologi yang baru telah terbentuk dari hubungan topologi jaringan tersebut.
Apabila sebuah jaringan digabungkan mempunyai jenis topologi sama, maka otomatis kedua penggabungan jaringan tersebut bukan disebut sebagai topologi Hybrid. Misalnya saja seperti jaringan topologi bus yang akan digabungkan pada jaringan yang lain. Namun tetap menggunakan topologi bus. Untuk hasil dari penggabungan kedua jaringan tersebut masih disebut sebagai topologi bus.

Kelebihan hybrid topologi:

1.                 Memiliki kecepatan transfer
Berbicara perihal kecepatan, maka untuk topologi jenis ini memiliki transfer data yang cepat. Untuk jaringan ini selalu dalam kondisi yang stabil. Terlebih lagi untuk hybrid topologi telah menggabungkan antara kelebihan pada topologi jaringan lain, sehingga dapat meminimalisir kekurangan yang dimilikinya.
2.                 Tidak mengganggu pada kinerja keseluruhan
Hybrid topology jika mengalami gangguan, terutama pada salah satu dari nodenya, maka hal ini tidak akan mengganggu pada kinerja secara keseluruhan dari hybrid topologi. Dengan hal ini Anda tidak perlu khawatir ketika ingin menggunakan jaringan topologi ini.
3.                 Memiliki kinerja yang dapat diandalkan 
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa untuk topologi ini memiliki kinerja yang dapat diandalkan karena kinerjanya yang sangat baik. Meskipun untuk lalu lintas dari data yang ada pada jaringan tidak sama, namun hal ini tidak akan berpengaruh terhadap kinerja dari topologi. Dengan hal ini maka Anda tetap bisa merasakan kelebihan yang dimiliki oleh hybrid topology.
4.                 Dapat dikembangkan dengan mudah 
Kelebihan lain yang dimiliki oleh Hybrid topology yaitu siapapun dapat mengembangkan topologi ini dengan cara yang sangat mudah karena Anda tidak perlu mengubah apapun pada topologi yang telah tersedia. Selain itu topologi jenis ini mampu menggabungkan berbagai jenis maupun model topologi pada jaringan apa pun.
5.                 Fleksibel
untuk model topologi ini terlihat lebih baik jika dibandingkan pada topologi model yang lainnya. Karena topologi ini bisa disesuaikan pada keperluan lingkungan yang ada di sekitar meskipun memiliki jaringan yang berbeda. Kelebihan yang dimiliki inilah yang membuat para penggunanya merasa sangat diuntungkan ketika menggunakan model hybrid topologi.
Selain itu para penggunanya juga bisa menyesuaikan pada lingkungan yang telah digunakan. Sehingga model Hybrid topology ini dianggap jauh lebih fleksibel dan sangat mudah disesuaikan.

Kekurangan Topologi Hybrid:

Selain kelebihan yang sudah dijelaskan di atas, ternyata Hybrid topologi ini memiliki beberapa kekurangan. Untuk itu Anda harus mengetahui kekurangan yang dimiliki untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum menggunakannya. Untuk kekurangannya yaitu seperti berikut:
1.                 Pengolahan yang rumit
Berbicara perihal pengolahan jaringan, maka untuk topologi Hybrid ini tergolong lebih rumit dibanding dengan topologi yang lainnya. kerumitan tersebut disebabkan karena topologi jaringan ini menjadi gabungan dari beberapa jenis atau model dari topologi yang tidak sama. Perbedaan model tersebutlah yang menjadikan pengolahan jaringan menjadi lebih rumit.
2.                 Harus teliti
Selain pengolahannya yang tergolong lebih rumit, ternyata kekurangan dari Hybrid topology yaitu membutuhkan instalasi yang sulit. Sehingga pada saat ingin mengkonfirmasi konfigurasi serta menginstalasinya membutuhkan  ketelitian dan kesabaran yang tinggi.
3.                 Biaya lebih mahal
Membangun topologi ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Hal ini dikarenakan adanya kebutuhan kabel yang tergolong lebih banyak.
Meskipun topologi hybrid memiliki beberapa kekurangan, namun Anda tidak perlu terlalu mengkhawatirkannya. Hal ini karena kelebihan yang dimiliki oleh topologi jenis ini mampu menutupi kekurangan yang dimilikinya. Sehingga sebelum menggunakan topologi ini ada baiknya juga jika Anda mengetahui kekurangan dan kelebihan dari topologi jenis yang lainnya sebagai bahan pertimbangan.






Karena tidak bisa copy-paste, yang mau filenya bisa 


Terimakasiihh
babbaiii \\(^O^)//

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi - Makalah Data Forgery

TUGAS MAKALAH ETIKA PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DATA FORGERY